Visi adalah niat, pandangan ke depan, ataupun suatu “goal” tertentu yang hendak dicapai seseorang. Orientasi adalah suatu “kompas” proses yang dijalani seseorang pada suatu aspek kehidupan tertentu dalam hidupnya. Definisinya hampir “kabur” dengan definisi visi. Namun sebagai sedikit gambaran, bahwa Orientasi adalah “visi mini” yang menjadi pedoman untuk menggapai sebuah visi yang sebenarnya.
Visi biasanya dikaitkan dengan misi-misi. Suatu misi bersifat lebih riil jika dibandingkan dengan sebuah Orientasi. Ketika sebuah misi mendefinisikan langkah-langkah riil yang dilakukan untuk mencapai sebuah visi ataupun berupa target-target kecil yang menjadi parameter tarcapainya visi, maka bisa dikatakan Orientasi adalah “rambu-rambu” nya. Ya, “rambu-rambu” yang mengatur agar misi-misi yang dibuat tidak keluar dari visi yang juga telah dibuat.
Idealisme,Visi, Misi, dan Orientasi merupakan empat hal yang saling terkait. Idealisme bersifat lebih global dan mendasar. Ia memegang peranan penting dalam pembuatan sebuah orientasi yang nantinya dipakai untuk menuju visi yang telah ditentukan. Jangan lupa, orientasi tidak akan ada jika tidak ada suatu visi tertentu yang ingin dicapai, maka dibuatlah satu atau beberapa misi.
Dan yang terakhir, sebuah orientasi pada umumnya mudah saja untuk diubah, hal ini disesuaikan dengan visi-visi yang ingin dicapai serta Idealisme yang dimiliki oleh suatu organisasi / orang yang bersangkutan.
